Biro Hukum Setda Provinsi Bali Dukung Penguatan Komunikasi Krisis melalui TAKTIS dan BALI SIGAP
Denpasar – Kepala Subbagian Tata Usaha Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Bali mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Uji Coba Terbatas Tata Kelola Komunikasi Krisis Terintegrasi dan Strategis (TAKTIS) melalui  Implementasi Sistem Informasi GErak Cepat Antisipasi dan Penanganan Isu Publik (BALI SIGAP), pada Senin (2/11/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, dan diinisiasi oleh Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Bali.
TAKTIS melalui BALI SIGAP merupakan upaya Pemerintah Provinsi Bali untuk memperkuat tata kelola komunikasi krisis melalui implementasi Sistem Informasi Gerak Cepat Antisipasi dan Penanganan Isu Publik. Inisiatif ini bertujuan mendukung penanganan isu secara lebih terstruktur dan terkoordinasi antarperangkat daerah, sesuai dengan tingkat urgensi dan dampak isu yang berkembang di masyarakat.
Melalui sistem ini, isu publik diklasifikasikan ke dalam tiga kategori penanganan, yaitu Isu Publik (IP), Isu Prioritas (PR), dan Isu Terindikasi Krisis (ITK). Setiap kategori memiliki mekanisme penanganan dan koordinasi yang disesuaikan dengan karakteristik isu, mulai dari penanganan oleh perangkat daerah sesuai kewenangannya hingga pelibatan Tim Komunikasi Krisis dan pengambilan keputusan pada tingkat pimpinan daerah.
Pelaksanaan sosialisasi dan simulasi uji coba terbatas ini menjadi langkah penting untuk menguji mekanisme koordinasi, memperjelas pembagian peran antarperangkat daerah, serta mendorong penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, pemerintah diharapkan mampu mengantisipasi perkembangan isu publik dan meminimalkan potensi eskalasi menjadi krisis komunikasi.
Dalam kesempatan tersebut, Biro Hukum Setda Provinsi Bali menyatakan komitmennya untuk mendukung penerapan inovasi dan pola komunikasi pemerintahan ini. Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, efektif, dan akuntabel.
BALI SIGAP saat ini masih berada pada tahap purwarupa dan uji coba terbatas untuk memperoleh masukan sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan sistem sebelum dikembangkan lebih lanjut.
Melalui penerapan TAKTIS dan BALI SIGAP, Pemerintah Provinsi Bali diharapkan dapat membangun tata kelola komunikasi krisis yang semakin terpadu, sehingga setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat didasarkan pada fakta terverifikasi, koordinasi yang solid, dan arah komunikasi yang jelas.